Wajo, geanews.com — Sejak pembukaan Festival UMKM Karang Taruna 2025 yang berlangsung meriah pada Kamis malam, 5 Desember 2025, Karang Taruna Kabupaten Wajo langsung tancap gas dengan melanjutkan rangkaian kegiatan lainnya. Tanpa jeda panjang, pagi harinya mereka kembali bergerak melalui aksi bakti sosial (baksos) di Jl Tolanca, Sengkang.
Suasana pagi di jalan tersebut mendadak lebih hidup pada Jumat (5/12/2025). Ratusan anggota Karang Taruna Kabupaten Wajo bersama Karang Taruna kecamatan dan desa se-Wajo kompak turun ke jalan melakukan aksi bersih-bersih.
Aksi yang dimulai pukul 07.30 WITA ini menjadi bagian dari rangkaian KT Fest dan Festival UMKM Karang Taruna 2025. Para pemuda terlihat membawa sapu, karung, hingga peralatan kebersihan lain sembari menyisir area yang kerap dipenuhi sampah. Warga sekitar pun ikut senang melihat lingkungan mereka dibenahi.
“Bagus ki kegiatan ini, apalagi anak-anak muda yang turun langsung. Kelihatan lebih rapi sekarang jalannya,” kata Andi, salah satu warga yang melintas.
Baksos ini juga mendapat apresiasi dari pemerintah setempat yang menilai kegiatan tersebut bukan hanya berdampak langsung pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mengajak masyarakat ikut menjaga kota tetap rapi.
Semarak Fest 2025 Berjalan Sepekan Penuh
Tak berhenti pada aksi sosial, Karang Taruna Kabupaten Wajo kini terus mematangkan penyelenggaraan Semarak Fest 2025 atau Festival UMKM Karang Taruna 2025. Event besar ini berlangsung selama sepekan, dari 4 hingga 10 Desember 2025, dipusatkan di Lapangan Merdeka Sengkang.
Ketua Karang Taruna Wajo, Amran AB Dai, mengatakan KT Fest 0305 tahun ini sengaja dikemas lebih meriah agar bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“InsyaAllah kegiatannya lengkap. Ada tenant UMKM, bakti sosial, E-sport Wajo, lomba tari kreasi, lomba lagu solo, dialog wirausaha, lomba domino, senam zumba, festival band, sampai lomba mewarnai anak-anak,” ujar Amran.
Ia berharap Semarak Fest 2025 tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk menunjukkan produk dan menggerakkan ekonomi lokal.
“Pemuda Wajo harus tetap kreatif dan hadir memberi manfaat. Ini momen kita bersama,” tutup Amran. (gea)





Tidak ada komentar